Peningkatan kualitas
pendidikan dapat didukung dengan perbaikan sistem penilaian. Perbaikan sistem
penilaian di sekolah perlu dipertimbangkan dengan segala komponen yang
mendukung pelaksanaan penilaian tersebut. Salah satu komponen penting berkaitan
dengan sistem penilaian adalah pengukuran. Kegiatan pengukuran yang dilakukan
biasanya dituangkan dalam berbagai bentuk tes dan hal ini yang paling banyak
digunakan. Makalah ini dimaksudkan untuk membahas ciri-ciri tes hasil belajar
yang baik, agar nantinya jika melakukan tes hasil belajar sesuai
dengan tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Adapun ciri-ciri tes hasil
belajar yang baik yaitu valid, reliable, obyektif, praktis. Tes hasil belajar dapat
dinyatakan valid apabila tes hasil belajar tersebut tepat, benar, shahih atau
absah telah dapat mengukur atau mengungkap hasil-hasil belajar yang telah
dicapai oleh peserta didik.
FITRI
Jumat, 03 Januari 2014
Media Pembelajaran Matematika "Bangun Datar dan Bangun Ruang"
IDENTITAS MEDIA
1.
Nama :
Peta Undian Matematika Cemerlang
2.
Jenis Media :
Media Visual
3.
Mata Pelajaran/Mata Kuliah : Matematika
4.
Sasaran :
Siswa kelas V SD
5.
Pokok Bahasan :
Bangun Datar dan Bangun Ruang
6.
Tujuan Pembelajaran :1) Agar siswa mampu menyebutkan sifat-sifat segitiga, persegi
panjang, persegi, trapesium,jajargenjang, lingkaran,belah ketupat, dan
layang-layang. 2) Agar siswa mampu menggambar segitiga sama sisi, segitiga
sama kaki, persegi panjang, persegi, trapesium, jajar genjang, lingkaran, belah
ketupat, dan layang-layang. 3)Agar siswa mampu menyebutkan sifat-sifat kubus, prisma
tegak, limas, kerucut, tabung, dan bola.4) Agar siswa mampu menggambar kubus, prisma tegak, limas,
kerucut, tabung, dan bola. 5) Agar siswa mampu menggambar jaring-jaring kubus, prisma
tegak, limas, kerucut, tabung, dan bola. 6) Agar siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan luas dan volume.
Kamis, 02 Januari 2014
Kekerasan: Cara Oknum Guru Mendidik
Oleh: Agil
Khair
Bagaimana jika seorang Guru terkena
kasus yang menjadi sorotan publik? Sebenarnya kasus kasus lama yang melibatkan
oknum pendidik sangat banyak di Indonesia tercinta ini. kasus terbaru soal cara
mendidik yang sadis dilakukan Oknum guru kelas VI di SDN Jatimulya VII,
Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berinisial RS, diduga dengan
sengaja telah memukul murid satu kelas sebanyak 39 anak. Pemukulan ini
dilakukan dengan menggunakan penggaris besi, gara-gara para murid tidak hafal
isi Pasal 18 ayat (1) UUD 1945. Kejadian ini kontan membuat berbagai pihak
mengecam perilaku oknum guru tersebut. Seorang guru harusnya sabar dalam
menyampaikan dan mencerdaskan siswanya justru bertindak emosional, destruktif
dan anarkis.
Rabu, 01 Januari 2014
Langganan:
Postingan (Atom)





